Pencuri Gabah Di Klaten Ditangkap Polisi

BERITA KLATEN – Pencuri gabah FN (22th) di Daerah Klaten, Jawa Tengah akhirnya berhasil ditangkap Polisi Resort Klaten, Jumat (24/1/2020). Selain FN adalah Budi  sekarang sedang dikejar.

Kejadian pencurian gabah yang beratnya sekitar terjadi di Dukuh Kokap, Desa Senden, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (22/1/2020) siang hari. Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansah Ritas Hasibuan dalam konferensi pers di Mapolres Klaten, Rabu (29/1/2020) siang.

Kasat Reskrim Andriansah Ritas H lebih lanjut mengatakan tersangka FN yang tinggal di Boyolali mencuri gabah di Daerah Klaten menggunakan mobil pickup nomor polisi AD 1702 IM. Dari hasil pemeriksaan sudah melakukan mencuri gabah sebanyak 12 kali. Kemudian gabah mentik wangi hasil curiannya dijual pada orang di Bangsari.

Keberhasilan dapat menangkap FN pencuri gabah berkat terekam oleh CCTV yang dipasang di SMK Negeri 2 Klaten. Dari rekaman CCTV SMK Negeri 2 Klaten  menjadi salah satu alat dapat menangkap pencuri gabah.

Kurban pencurian gabah menurut Kasat Reskrim Andriansah Ritas H ada 10 orang penebas gabah padi. Salah seorang korban adalah Kumbang Wiranta. Pengakuannya gabahnya yang dicuri  mencapai 1 ton. Bila dijual mencapai Rp 5,5 hingga 6 juta. Bila gabahnya sudah kering bisa laku Rp6,3 hingga Rp 6,4 juta. Kemudian korban melaporkan ke Polsek Klaten Utara. Dengan tertangkapnya pencuri gabah di Klaten para korban mengucapkan terima kasih pada polisi. Harapannya para pelaku pencuri dihukum seberat-beratnya.

Dari hasil penangkapan pencuri gabah barang bukti yang didapatkan adalah mobil pickup warna hitam nomor polisi AD 1702 IM, 6 sak plastik, dan 16 sak gabah.

Pengakuan pencuri uang dari hasil jual gabah curian untuk senang-senang. Gabah dalam sak yang  ditinggal di pinggir area sawah  oleh penebas padi dicuri dinaikan dalam pickup.

Kasat Reskrim Andriansah Ritas Hasibuan para pencuri gabah dituntut pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun.(ksd)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *