Beberapa Obyek Wisata Air Di Klaten Dicek Oleh Pjs Bupati Klaten

BERITA KLATEN – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko, didampingi Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meninjau dan mengecek lima lokasi obyek wisata air yang ada di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (30/10/2020).

Gugus Tugas (Gusgas) Pengendalian Covid-19 Kabupaten Klaten sejak Kamis, 29 Oktober 2020 lalu sudah menginjinkan obyek wisata air dan pemandian mulai membuka usahanya setelah libur kurang lebih selama 8 bulan sejak Maret 2020 karena pandemi covid-19.

Para Kepala OPD yang mendampingi kunjungan Pjs Bupati Klaten meninjau obyek wisata air adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dr Cahyono Widodo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sip Anwar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten H Sri Nugroho, dan Plt Kepala Satpol PP Klaten, Rabiman. Rombongan Pjs Bupati Klaten berangkat pukul 08.30 menuju obyek wisata air di Umbul Susuhan yang berada di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Di Umbul Susuhan, Pjs Bupati Klaten meninjau loket pembayaran tiket, tempat pendaftaran pengunjung. Setelah itu kemudian mengecek warga yang datang sebelum memasuki kolam renang harus mandi dulu. Selanjutnya juga mengecek petugas kesehatan yang melakukan pengecekan suhu tubuh pengunjung.  Pelaksanaan pembukaan obyek wisata air benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

Setelah dari Umbul Susuhan, Pjs Bupati Klaten mengecek Umbul Pelem  dan kolam Pemandian 100 yang juga berada di Desa Wunut, Kecamatan Tulung. Di Umbul Pelem, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko mendapati belum adanya tempat pendaftaran pengunjung, sehingga disarankan agar diberi tempat pendaftaran pengunjung yang meliputi nama, alamat, dan  nomor HP juga agar dicatat. Tujuannya untuk melacak jika nantinya ada pengunjung yang ketahuan terpapar covid-19.

Di Pemandian 100, Pjs Bupati Klaten sudah merasa senang karena pihak panitia atau pengelola sudah menyediakan tempat pendaftaran pengunjung, sarana cuci tangan pakai sabun dan telah menerapkan protokol kesehatan.

Setelah dari Pemandian 100, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Umbul Kemanten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Di Umbul Kemanten, Pjs Bupati Klaten disambut Kades Sidowayah Mujahid. Pelaksanaan pembukaan obyek wisata tirta atau air di Umbul Kemanten telah menerapkan protokol kesehatan untuk upaya pencegahan virus korona atau covid-19.
Setelah dari Umbul Kemanten, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meninjau Obyek Wisata Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo. Dalam kunjungannya, Pjs Bupati Klaten juga sempat berkeliling mengunjungi Umbul Ponggok. Pembukaan obyek wisata air di Umbul Ponggok juga telah menerapkan protokol kesehatan.

Kepada wartawan usai meninjau Umbul Ponggok sekitar pukul 11.30 WIB, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko mengatakan, bahwa uji coba pembukaan wisata air di Klaten ini mash uji coba dan akan dievaluasi secara periodik. Evaluasi dilakukan baik setiap hari, setiap minggu atau setiap bulan. Jika nanti tidak ada warga yang terpapar virus corona akibat pembukaan obyek wisata air ini, maka pembukaan obyek wisata air bisa diteruskan. Namun jika ada warga yang terpapar covid-19 maka akan dievaluasi lagi bahkan bisa ditutup lagi. Bagi para pengelola obyek wisata air, Pjs Bupati Klaten Sujarwanto Dwiatmoko meminta agar bersikap tegas menerapkan protokol kesehatan. Setiap pengunjung harus memakai masker, disediakan tempat pendaftaran pengunjung untuk mencatat nama, alamat, dan nomor HP. Tujuannya untuk melacak jika nanti ada pengunjung yang positif terpapar covid-19.

Kemudian di lokasi wisata air mesti menyediakan masker yang siap dibeli pengunjung jika pengunjung tidak memakai masker. Sebelum masuk kolam renang harus mandi dulu dan disediakan cuci tangan pakai sabun dan air mengucur.  Di lokasi obyek wisata juga tetap menerapkan menjaga jarak sehingga semuanya dalam kondisi baik tidak terpapar virus corona. (ksd/humpem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *