BERITA KLATEN – Tradisi Sadranan dengan udik-udik koin mata uang yang berlangsung di Dusun Dalangan, Desa Kalitengah, Kecamatan Wedi, Klaten, Jawa Tengah berjalan aman dan lancar, Jumat (13/2/2026).
Demikian dikatakan salah seorang warga Dalangan Haji Harjanto, yang bertugas memimpin doa Sadranan diikuti ratusan warga masyarakat hadir dalam sadranan di Dusun Dalangan. Haji Harjanto yang mempunyai usaha wiraswasta jualan makanan kecil emping mengajak melestarikan Sadranan udik-udik koin mata uang. Momentum sadranan di Dalangan dapat untuk ajang silahturahmi bagi warga masyarakat.
Dengan menyebar udik-udik koin mata uang sebagai sarana untuk sodakoh. Udik-udik koin mata uang jumlah jumlahnya mencapai belasan juta rupiah bahkan sampai puluhan juta rupiah. Koin mata uang digunakan udik-udik nilainya ada Rp100,- Rp200,- Rp500,- dan Rp1000,-.
Ketika koin mata uang itu disebar banyak anak-anak, remaja, pemuda-pemudi, dan orang tua yang ikut berebut untuk mendapatkan koin mata uang. Suasana cuaca Sadranan kali ini tidak hujan. Sehingga warga masyarakat yang ikut berebut tidak kotor dari lumpur.
Menurut Haji Harjanto warga yang mendapat koin mata uang mencapai Rp10000,- ke atas dapat ditukar dengan uang kertas pada panitia Sadranan. Ia mengungkapkan merasa senang karena pelaksanaan sadranan dengan udik-udik koin mata uang berjalan aman dan lancar. “Tradisi Sadranan udik-udik ini mesti terus dilestarikan,”tutur Haji Harjanto.(ksd)
