BERITA KLATEN — Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Pandes, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah resmi ditutup di Lapangan Gedung Serba Guna Pringgodani Desa Pandes, Rabu (11/3/2026).
Program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Kodim 0723/Klaten tersebut dilaporkan telah selesai mencapai 100%. Capaian sasaran pembangunan adalah fisik maupun nonfisik. Upacara penutupan dipimpin oleh Inspektur Upacara Letkol Inf Slamet Hardianto, selaku Dandim 0723/Klaten. Sementara itu, Komandan Upacara dijabat oleh Kapten Inf Widoyo, Danramil Trucuk.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Kapolres Klaten AKBP Faruk Rozi, Kasi Ops Korem 074/Warastratama Letkol Inf Alfian Erwin Syahputra, Jaksa Fungsional Kejari Klaten Aan Sulistyono, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Klaten Moh Amrulah, dan Panitera Pengadilan Agama Klaten Widodo.
Hadir juga Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Pemkab Klaten Joko Istianto, Kadispermades Kabupaten Klaten Wahyuni Sri Rahayu, para Perwira Staf dan Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, OPD Kabupaten Klaten, Forkopimcam Kecamatan Wedi, Heru Purnomo Kepala Desa Pandes Heru Purnomo, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Pandes.
Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, membacakan amanat Mayor Jendral Akhirrudin selaku Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV/Diponegoro menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa. Menurut Pangdam IV/Diponegoro, tema tersebut menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan nasional.
“Membangun desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing di masa mendatang,” demikian amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Dandim Klaten.
Lebih lanjut disampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk kerja sama terpadu antara TNI, kementerian/lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah dan Polri yang memadukan berbagai program lintas sektor guna mempercepat pembangunan di daerah.
“Program TMMD ini merupakan upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, khususnya daerah tertinggal, terisolasi, wilayah perbatasan, kawasan kumuh perkotaan, serta daerah yang terdampak bencana alam, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujar Pangdam IV Diponegoro.
Dalam amanat tersebut, Pangdam IV/Diponegoro juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Klaten dan seluruh unsur yang telah mendukung pelaksanaan TMMD di Desa Pandes.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Klaten beserta jajaran Forkopimda dan dinas terkait atas dukungan yang diberikan. Penghargaan yang tulus juga saya sampaikan kepada seluruh unsur TNI, Polri, organisasi masyarakat, pemuda, pelajar serta masyarakat yang selama satu bulan penuh telah bekerja sama menyelesaikan seluruh program TMMD baik sasaran fisik maupun nonfisik,” ujar Pangdam dalam amanatnya yang dibacakan Dandim.
Di akhir amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro berharap seluruh hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat.
“Saya berharap seluruh hasil yang telah dicapai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Saya juga menitipkan pesan agar apa yang telah dibangun bersama ini dapat dipelihara dan dirawat sehingga memiliki masa pakai yang panjang,” pesannya.
Sementara itu, dalam laporan Pasiter Kodim 0723/Klaten, Kapten Inf Eka Atmaja disampaikan bahwa seluruh program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Pandes, Kecamatan Wedi telah selesai dengan hasil 100 persen.
Adapun sasaran fisik yang telah diselesaikan meliputi betonisasi jalan sepanjang 604 meter, pembangunan talud sepanjang 176 meter, serta program jambanisasi bagi masyarakat. Sedangkan kegiatan non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan serta penyuluhan administrasi kependudukan (Dukcapil).
Setelah upacara penutupan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian jalan betonisasi serta penyerahan bantuan sembako kepada warga yang berhak menerima.

Secara keseluruhan, kegiatan penutupan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Pandes berlangsung aman, tertib dan lancar.
Usai kegiatan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0723/Klaten atas pelaksanaan program TMMD di Desa Pandes, Kecamatan Wedi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0723/Klaten atas terselenggaranya kegiatan TMMD Sengkuyung di Desa Pandes. Program ini sangat membantu percepatan pembangunan sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Klaten,” ungkap Hamenang Wajar Ismoyo.
Bupati Hamenang juga berharap program TMMD dapat terus dilaksanakan pada tahap berikutnya. Sehingga pembangunan di Kabupaten Klaten dapat terus berjalan merata melalui program TMMD selanjutnya manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat.
Kepala Desa (Kades) Pandes Heru Purnomo, ketika diwawancarai wartawan antara lain mengungkapkan TMMD Sengkuyung tahap 1 ini kegiatan yang luar biasa. Ini merupakan sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi Jawa Tengah, dan Kabupaten Klaten, maupun Desa Pandes. Program TMMD Sengkuyung tahap 1 tentunya bekerja sama dengan TNI, POLRI, dan masyarakat. Tujuan program TMMD Sengkuyung agar dapat mengurai permasalahan masyarakat tani atau masyarakat marginal. Pembangunan betonisasi jalan sepanjang 600 meter dapat memudahkan akses perekonomian bagi petani dalam mengangkut hasil pertanian. Lokasi pembangunan betonisasi jalan adalah di samping kiri kantor SBW Wedi menuju arah selatan. (ksd/*)