BERITA KLATEN – Memasuki hari ke-3 masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah mengikuti MPLS penuh ceria, Rabu (15/7/2026).
Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Jogonalan Dra Wuri Andayani MM Pd yang memantau MPLS di SD Negeri Plawikan mengatakan semua siswa, dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 mengikuti MPLS. Jumlah siswa SD Negeri Plawikan ada 191 anak, siswa baru kelas 1 ada 28 anak.
Wuri Andayani setelah memantau MPLS di SD Negeri Plawikan, dan mengamati langsung para siswa yang mengikuti MPLS nampak gembira, dan penuh ceria, dilanjutkan melakukan briefing atau pengarahan pada para guru SD Negeri Plawikan.
Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wuri Andayani, dalam pengarahannya antara lain menanyakan pada para guru kelas apa sudah membuat materi MPLS? Para guru menjawab sudah membuat materi untuk MPLS. Lebih lanjut, Wuri Andayani meminta agar setiap kelas membuat kesepakatan. Masing-masing kelas berbeda-beda, maka perlu menggali potensi yang ada di tiap kelas. Semua potensi yang ada di kelas untuk membentuk karakter anak.

Untuk sanksi, Wuri Andayani menegaskan agar sanksi juga dibuat, dan dimengerti/dipahami oleh para siswa dan wali murid. “Semua sanksi tentunya yang bersifat mendidik,”ungkap Wuri Andayanil
Sehubungan dengan SD Negeri Plawikan kelas 1 yang mendapat siswa baru sejumlah 28 anak, Wuri Andayani mengatakan, ini membuktikan bahwa SD Negeri Plawikan mendapat kepercayaan masyarakat. Kepercayaan masyarakat pada SD Negeri Plawikan agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Para guru agar bersemangat mendampingi para siswa. SD Negeri Plawikan yang sudah mendapat prestasi lomba tari agar tetap dipertahankan.
“Komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan komite sekolah, dan masyarakat agar dijaga terus,”tutur Wuri Andayani.
Sekedar untuk dimengerti, mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan kegiatan MPLS Ramah 2026, ialah masa pengenalan lingkungan sekolah yang berfokus pada terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Ini diatur dalam peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) nomor 12 tahun 2026. Kegiatan MPLS selama 5 hari pada minggu pertama tahun ajaran baru dengan mengusung tema “Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah”.
Hal tersebut tentunya mengandung bebas perpoloncoan dan kekerasan, ialah cegah bentuk tindakan kekerasan fisik, verbal, atau perundungan, sangat dilarang. Dalam MPLS tanpa atribut tidak edukatif, dan larangan pungutan.
Dalam MPLS mesti fokus edukasi yang bersemboyan lima S, ialah pengenalan 7 kebiasaan anak hebat, sopan santun bermedia sosial dan budaya senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.
Menurut Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wuri Andayani, di Kecamatan Jogonalan ada 25 SD Negeri, jumlah siswa ada 3.050. SD swasta ada 2, siswanya sejumlah 513 anak. Kepala SD Negeri Plawikan diampu oleh Sukarjo.(ksd)