BERITA KLATEN – Murid baru memeriahkan dengan menampilkan unjuk karya apresiasi kreativitas dan bakat mewarnai penutupan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) murid baru SMP Negeri 1 Kalikotes di Kecamatan Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (17/7/2026).
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kalikotes Ginanjar Muktiharja mewakili Kepala SMP Negeri 1 Kalikotes Anik Ariastuti, Ginanjar Muktiharja lewat pesan WhatsApp mengatakan siswa atau murid baru yang menampilkan karya apresiasi kreativitas dan bakat dalam penutupan MPLS berupa ketrampilan nyanyi, tari, gerak dan lagu, dan ada yang menampilkan bakatnya bela diri berupa karate.
Selain itu Ginanjar.juga lewat pesan WhatsApp mengatakan hari ke-5 merupakan hari terakhir kegiatan MPLS nara sumbernya dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Klaten yang menyampaikan materi kepramukaan atau kepanduan, dan nara sumber dari BKKN Kecamatan Kalikotes.
Penutupan MPLS Ramah SMP Negeri 1 Kalikotes tahun ajaran 2026/2027 dilakukan oleh Kepala SMP Negeri 1 Kalikotes Anik Ariastuti SPd MPd.
Untuk diketahui, secara umum MPLS Ramah tahun 2026 ini dilaksanakan selama lima hari, mulai hari Senin sampai dengan hari Jumat (13 s/d 17 Juli 2026).
Sekedar informasi, mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan kegiatan MPLS Ramah 2026, ialah masa pengenalan lingkungan sekolah yang berfokus pada terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Ini diatur merujuk peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) nomor 12 tahun 2026. Kegiatan MPLS selama 5 hari pada minggu pertama tahun ajaran baru dengan mengusung tema “Hari Baru, Aman, dan Nyaman di Sekolah”.
Kegiatan MPLS ini bertujuan menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa, bebas dari kekerasan dan perundungan.
Kepala SMP Negeri 1 Kalikotes Anik Ariastuti, mengatakan MPLS Ramah tahun pelajaran 2026-2027 dikemas lebih spesifik. Pemateri tidak lagi dari kakak kelas atau OSIS, tetapi menghadirkan pihak-pihak terkait.
“MPLS Ramah tahun ini anak-anak diarahkan lebih spesifik. Pematerinya diambil dari pihak terkait seperti Puskesmas, Polres, BNN Granat, Lembaga Perlindungan Anak (LPA), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BKKBN Kecamatan dan Kwarcab Klaten,” tutur Anik.
Menurut Anik Ariastuti, pemateri dari pihak terkait sehingga siswa akan mendapatkan edukasi langsung. Kemudian lanjut Anik, suasana MPLS dibuat senyaman mungkin agar siswa enjoy dan bahagia, kakak kelas dan OSIS berperan sebagai pemandu.
Ketua Komite SMPN 1 Kalikotes Ponidi, ia mengapresiasi pelaksanaan MPLS Ramah tahun ini. Menurutnya, kegiatan pengenalan lingkungan sekolah berjalan tanpa perploncoan dan kekerasan.

“Saya selaku Ketua Komite SMP Negeri 1 Kalikotes mengapresiasi setinggi-tingginya kepada panitia MPLS SMP Negeri 1 Kalikotes.Karena pelaksanaannya sudah tidak ada lagi perundungan atau kekerasan,” ungkap Ponidi.
Dengan konsep MPLS Ramah ini, SMPN 1 Kalikotes berharap siswa baru dapat lebih cepat beradaptasi, mengenal lingkungan sekolah, serta menumbuhkan rasa aman dan nyaman sejak hari pertama masuk sekolah.
Anik menambahkan, MPLS di SMP Negeri 1 Kalikotes juga diikuti siswa kelas 8 dan kelas 9 yang diawali dengan diagnostik tes. Kemudian pada hari Sabtu (18/7) untuk literasi panggung cerita berupa pentas drama, dan unjuk kemampuan bakat dari berbagai macam kegiatan ekstra sekolah, untuk promosi kegiatan ekstrakurikuler terhadap adik-adik kelas 7.(ksd)
