Agar Anak Tidak Main HP, Pemdes Merbung Gratiskan Berlatih Bulu Tangkis

BERITA KLATEN – Supaya anak-anak tidak terbius bermain hand phone (HP) atau gadget, Pemerintah Desa (Pemdes) Merbung, programkan pembinaan anak dengan gratiskan berlatih bulu tangkis.

Demikian dikatakan Kepala Desa Merbung Muh Andi Setiawan, ketika sedang menunggui anak-anak warga Desa Merbung, yang sedang berlatih bulu tangkis di Gedung Serba Guna atau GOR  Desa Merbung, Klaten Selatan, Klaten, Jawa Tengah, Minggu (6/3/2022) sore.

Lebih lanjut Kepala Desa (Kades) Muh Andi Setiawan mengungkapkan adanya program pembinaan anak dengan kegiatan berlatih main bulu tangkis digratiskan latar belakangnya adalah ingin membantu para orang tua siswa dalam mendidik anak-anaknya. Keprihatinan para orang tua adalah anak-anaknya hanya melulu bermain gadget.  Karena itu Muh Andi Setiawan memprogramkan pembinaan anak agar anak-anak di Desa Merbung mengurangi megang HP untuk bermain gadget, dengan mengadakan program latihan bulu tangkis yang dibeayai menggunakan dana desa.

Muh Andi Setiawan menuturkan sejak ia menjabat Kades Merbung tahun 2008, Pemdes Merbung membangun lapangan sepak bola, lapangan  bola volly, dan membangun gedung serba guna untuk bulu tangkis salah satu tujuannya untuk pembinaan olah raga bagi anak.  Sehingga di Desa Merbung juga desa layak anak.

Kades Merbung mengatakan, anak  yang mempunyai bakat dan prestasi olah raga baik sepak bola, bola volly, dan bulu tangkis syokur alhamdullah. Kedepan dapat dikembangkan. Tujuannya olah raga adalah agar anak tetap sehat. Selain itu juga untuk srawung  dan bergaul.

Muh Andi Setiawan mengharapkan anak-anak yang mengikuti latihan bulu tangkis  jumlahnya kurang lebih 25 anak agar disiplin mengikuti latihan. Pada Kokoh Bambang Purwadi sebagai pelatih bulu tangkis agar sabar dan semangat mendampingi anak asuh yang beragam kemampuannya. Karena bagi anak yang masih awal perlu membimbing anak cara memegang raket yang benar.

Kokoh Bambang Purwadi seusai melatih anak-anak asuhnya pada Berita Klaten.com antara lain  mengatakan mendukung Kades Merbung yang peduli pada anak-anak Desa Merbung. Ia memprogramkan kegiatan olah raga bagi usia anak-anak.  Kegiatan latihan bulu tangkis bagi anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) tidak ditarik beaya alias gratis.  Untuk beaya latihan bulu tangkis beaya dari dana desa. Menurut Kokoh Bambang P, kegiatan olah raga yang didanai dari dana desa setahunya di Kabupaten Klaten baru Desa Merbung. Kebanyakan latihan bulu tangkis secara privat.

Mengenai peserta latihan bulu tangkis, menurut Kokoh Bambang P ada gridnya. Bagi anak yang baru mengawali dan anak yang sudah trampil akan diperlakukan lain.

Anak yang mengikuti latihan bulu tangkis sangat banyak manfaatnya. Kelak bila anak mencari kerja, anak akan mudah bergaul.  Dengan olah raga akan menjaga kesehatan anak.

Salah satu anak  peserta latihan bulu tangkis  yang bernama Kenji kelas 2 SD mengatakan senang ikut latihan bulu tangkis. Orang tuanya Kenji yang bernama Ari W mengatakan anaknya diikutkan latihan bulu tangkis agar biasa bergaul dengan teman-temannya dan olah raga.

Pantauan Berita Klaten, peserta yang masih awal dibimbing cara memegang raket. Kemudian dilatih menamplek suttle kok (bola). Bagi anak yang gritnya lebih tinggi (sudah trampil) sudah mulai bertanding. Anak-anak  disiplin  dalam berlatih. Pelatih nampak semangat dalam melatih anak-anak  sesuai kemampuan atau gridnya.(ksd)

Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

DomaiNesia