Jathilan Gaul, Menggelorakan Gantiwarno Menari Kolosal

BERITA KLATEN – Merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-222 Kabupaten Klaten, tari jathilan gaul menggelorakan  Gantiwarno Menari Kolosal di jalan depan Kantor Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (29/7)2026) pagi.

Tari jathilan gaul yang digelar di jalan depan Kantor Kecamatan Gantiwarno melibatkan kurang lebih 500 penari. Lebih kurang sejumlah  500 penari jathilan gaul terdiri dari para siswa SMP Negeri 1 Gantiwarno, SMP Negeri 2 Gantiwarno, SMP Negeri 3 Gantiwarno, siswa Sekolah Menengah Kejuruam Gantiwarno, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pangudi Luhur Gantiwarno, MTs 6 Klaten.

Menurut Camat Gantiwarno Retno Setyaningsih, tari jathilan gaul diciptakan oleh Satti Ayodya. Untuk penata gerak juga diciptakan oleh Martha yang empunya Sanggar Langit. Penari kolosal yang berjumlah sekitar 500 penari adalah dari Sanggar Sekar Langit, Sanggar Setiaji, dan Sanggar Begog Kiat Dirjo.

Penari kuda kepang ada dua, ialah Damascus Carlos Candra Wicaksono, Elisabet Adventiana Putri. Untuk pembukaan ditampilkan tari gambyong oleh 3 siswa dari MTs Klaten.

Camat Gantiwarno Retno Setyaningsih dalam sambutannya antara lain mengucapkan selamat datang pada para tamu undangan. Selain itu Camat Gantiwarno juga mengucapkan selamat datang atas kehadiran Kapanewon Gedangsari Eko Krisdianto, dan Lurah Serut Sugiyanto. Camat Retno Setyaningsih menjelaskan awalnya akan membutuhkan penari sejumlah 222 sesuai hari ulang tahun ke-222 Kabupaten Klaten, namun karena peminat yang ingin menari jumlahnya banyak, maka jumlah penari untuk Gantiwarno Menari ada kurang lebih 500 siswa. Selain itu Camat Gantiwarno Retno Setyaningsih mempersiapkan sop atau soto sejumlah 1.000 mangkok. Para hadirin dapat menikmati sop atau soto yang disiapkan. Retno menegaskan adanya gelaran Gantiwarno Menari adalah untuk melestarikan kebudayaan seni menari di Jawa.

Hadir tamu undangan antara lain PLt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klaten Purwanto, yang mewakili Bupati Klaten, Dewan Kesenian Kabupaten Klaten, dan Dewan Kesenian Kecamatan Gantiwarno, Kapolsek dan Danramil Gantiwarno, Kepala Puskesmas Gantiwarno ɗr Andi Markoco, para kepala desa (Kades) se Kecamatan Gantiwarno, para kepala sekolah SD, SMP, SMK Negeri dan tamu undangan lainnya.

Sambutan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang dibacakan olleh Purwanto antara lain mengatakan gelaran Gantiwarno Menari semoga dapat menghibur warga masyarakat Gantiwarno. Monent gelaran Gantiwarno Menari sebagai wujud melestarikan seni budaya tari di  Kecamatan Gantiwarno.

Penyerahan simbolis kuda kepang sebagai alat peraga menari dari PLt Kepala Dinas Parpora Kabupaten Klaten Purwanto pada 2 orang penari Damascus Carlos Candra Wicaksono dan Elisabet Adventiana Putri (Photo: P.Kusdinarno 29/7/2026)

Kapanewon Gedangsari Eko Krisdianto ketika diwawancarai. Berita Klaten.com mengungkapkan adanya gelaran Gantiwarno Menari dengan tari jathilan gaul sangat baik. Budaya tari perlu dilestarikan untuk mendidik para siswa.

Ketua panitia gelaran Gantiwarno Menari Suraji, ketika diwawancarai mengatakan ini untuk merayakan hari ulang tahun ke-222 Kabupaten Klaten. Gelaran Gantiwarno Menari melibatkan jumlah penari sejumlah 500 siswa dari SD, SMP, dan SMK. Adanya gelaran Gantiwarno Menari adalah untuk melestarikan kebudayaan seni tari yang adhi luhung.

Salah satu penari yang menerima simbolis kuda kepang Elisabet Adventiana Putri siswa SMP Maria Assumpta ketika diwawancarai mengatakan merasa senang menari kolosal. Pengakuannya menari sejak kelas taman kanak-kanak (TK). Ia suka menari karena ibunya suka menari.(ksd)

Tinggalkan Komentar