Search

Mata Air Di Ceporan Kandungan pH Airnya Bagus, Banyak Orang Mengambilnya

BERITA KLATEN – Salah satu titik mata air di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten, Jawa Tengah kandungan pH airnya bagus. Oleh karena itu banyak orang mengambil air dari mata air tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa  Ceporan Sutopo, ketika ditemui Berita Klaten.com di kantornya, Selasa (8/2/2022) pagi.  Menurut Sutopo, beberapa waktu lalu ada orang yang  mencoba melakukan pengukuran pH  air  dari sumber mata air yang berada di area persawahan di Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno. Hasil pengukuran pH air tersenut 7.4 – 7.8. Karena hasil ukur pH terdapat atau ketemu angka 7.4 – 7.8 maka pH air minum dari mata air tersebut termasuk masuk bagus.

“Pada beberapa waktu lalu ada orang merasa heran karena banyak orang mengambil  air dari mata air yang ada di area sawah wilayah Desa Ceporan, maka orang tersebut melakukan pengukuran untuk mengetahui kandungan pH air tersebut. Setelah dilakukan  pemeriksaan kandungan pH air tersebut ketemu 7.4 – 7.8.  Maka pH air dari mata air tersebut bagus”, ungkap Sutopo.

Lebih lanjut Sutopo mengatakan, banyak warga sekitar Desa Ceporan,  bahkan dari luar Desa Ceporan  yang mengambil air dari mata air tersebut untuk kebutuhan minum dan masak. Juga ada yang  mandi di lokasi mata air tersebut.

Sutopo juga mengatakan bila badannya merasa capek, keju-keju, dan merasa lungkrah ia terus mandi di lokasi mata air tersebut. Setelah mandi badan yang ia rasakan merasa segar, dan enak. Ia juga menuturkan ada warganya sering mandi dan minum air dari sumber mata air tersebut sakitnya ginjal sembuh.

Sarno pemilik lahan sawah tempat sumber mata air tersebut menceritakan awal dipasang pipa dengan cara boor oleh PTP, ingatnya sekitar tahun 1996. Namun hasil pancaran air tidak besar. Akhirnya dibiarkan terlntar.  Namun kurun waktu cukup lama,  bertahun-tahun kemudian dari pipa itu memancar cukup deras. Air yang memancar itu bening, tidak keruh. Sehingga air yang memancar itu dapat mengoncori untuk irigasi persawahan di sekitarnya.

Mulai saat itu, Sarno berpikir air itu dapat digunakan untuk kebutuhan minum dan masak. Ia berharap mata air yang berada di area lahan persawahan milik Sarno ke depan dapat dikembangkan. Untuk sekarang ada 2 orang Supardi dan Triyanto yang mengelola mata air yang ada di  persawahan wilayah Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Supardi dan Triyanto secara bergantian melayani orang yang mau beli air menggunakan galon.  Setiap galon seharga Rp2000,-.

Supardi ditemui Berita Klaten di lokasi mata air, Senin (7/2/2022)  pengelolaan air sampai sekarang lamanya sudah sekitar 6 bulan. Pembagian hasil jual air tersebut 30% masuk pada Sarno yang mempunyai lahan sawah, 60% untuk petugas yang mengelola, dan 10% masuk kas.

Supardi juga mengatakan air dari mata air di Desa Ceporan  ini kebanyakan orang mengatakan area mata air ini ada di Desa Candi. Orang yang datang beli air dari luar Gantiwarno juga.  Menurut Supardi, ia yang menderita sakit kronis deabetes (gula) setelah mengkomsumsi minum air dari mata air tersebut merasa sembuh sakitnya.

Beberapa orang yang membeli air di mata air di Ceporan mengatakan minum airnya merasa segar. Air tersebut tidak usah dimasak bisa langsung diminum. Mereka  merasakan dibadan merasa enak.

Kades Ceporan Sutopo mengatakan dengan adanya mata air tersebut yang pH-nya bagus menjadi rezeki bagi pemilik lahan sawah.  Pemilik lahan sawah yang punya hak hasil jual air. Menurutnya di Ceporan ada potensi untuk dikembangkan. Kedepan dikelola lebih baik.

Environmetal Protection Agency (EPA) di Amerika merekomendasi tingkat pH air minum yang aman dikomsumsi oleh manusia ada di kisaran pH 6.5 hingga pH 8.5. (ksd)

Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Komentar