Merawat Kerukunan, Bupati Hamenang Ajak Buka Bersama Tokoh Pemuda Lintas Iman

BERITA KLATEN – Sekertaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten  H. Moch.Isnaeni mewakili Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH.Syamsuddin Asyrofi mengatakan  ribuan tokoh pemuda dari generasi muda lintas iman buka bersama dengan Bupati Klaten serta Forkopimda Klaten  sebagai ikhtiar merawat kerukunan.

Hal itu disampaikan Moch.Isnaeni didampingi sejumlah tokoh lintas agama Pendeta Harno Sakino dari agama Kristen, Ir. Sunarso dari Katolik dan Suratno dari umat Buda usai acara buka puasa bersama pengurus FKUB dan silaturahmi dengan generasi muda lintas iman Kabupaten Klaten,  di  Mall Pelayanan Publik (MPP) Klaten,  Jawa Tengah, Sabtu ( 7/3/2026 ).

Menurutnya FKUB Kabupaten Klaten selama ini aktif dalam berikhtiar merawat kerukunan melalui pembentukan 401 Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di tingkat desa/kelurahan, dan 26 PKUB di tingkat Kecamatan  se Kabupaten  Klaten, sehingga Kabupaten Klaten dapat menjadi percontohan nasional dalam hal menjaga atau merawat kerukunan dan harmoni sosial.

“Prestasi ini  diakui dengan  diraihnya penghargaan Harmony Award peringkat pertama tahun 2021 dan tahun 2025 dari Menteri Agama RI yang menegaskan komitmen FKUB, pemerintah  daerah, dan masyarakat dalam menjaga toleransi untuk mewujudkan Klaten yang aman, rukun damai, serta harmonis.” katanya.

Dikatakan komitmen FKUB Klaten dalam merawat kerukunan  diantaranya
pemberdayaan tingkat akar rumput yakni FKUB Klaten membentuk PKUB di 26 kecamatan dan 401 desa/kelurahan, dengan melibatkan hampir 5.000 tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama untuk  merawat  kerukunan.

” Adanya FKUB Kabupaten Klaten meraih peringkat I Harmony Award 2025, sebagai penghargaan kedua setelah sebelumnya pada 2021 dari Menteri Agama RI atas inovasi dalam menjaga keharmonisan umat beragama.” kata Moch. Isnaeni.

FKUB Klaten juga telah difasilitasi dengan adanya pusat Edukasi Kerukunan dari Pemerintah Kabupaten Klaten .   Tempat ini telah diresmikan dengan nama Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama, yang menjadi role model nasional dalam memupuk  nilai-nilai toleransi, khususnya di kalangan generasi muda.

“Sinergitas tanpa henti dimana FKUB Klaten menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah, dan kolaborasi dengan para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat untuk  menjaga  kebhinekaan.” ujarnya.

Disampaikan juga bahwa upaya yang berkelanjutan ini bertujuan untuk memastikan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara akan terus berjalan damai dan terus mewujudkan harmoni sosial serta memperkokoh persatuan di Kabupaten Klaten.” katanya.

Sementara itu Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di tempat yang sama mengatakan bahwa kehidupan beragama di wilayah Kabupaten Klaten penuh dengan toleransi dan sangat kondusif, rukun damai dan harmonis.

“Kebersamaan dalam berbuka puasa dengan tokoh pemuda lintas iman saat ini luar biasa dari berbagai latar belakang agama, dimaksud untuk menghilangkan stereotipe yang muncul, karena tidak saling memahami  karakteristik masing-masing agama. Dengan acara buka puasa bersama dan silaturahmi ini bisa mencairkan hubungan untuk mewujudkan harmoni sosial “ujarnya.

Dalam acara silaturahmi buka puasa  bersama pemuda lintas iman ini bupati Klaten juga mengatakan, pertemuan ini adalah sarana menguatkan kerukunan dan saling memahami, menghormati merajut kerukunan dan harmoni sosial.

“Selain acara bukber untuk menjalin hubungan harmonis antara umat beragama di Klaten, masih banyak ruang diskusi dan pertemuan lain dengan  tokoh pemuda dan generasi muda lintas iman yang menjadi agenda penerintah bersama PKUB dan FKUB Kabupaten Klaten,” terangnya.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung di FKUB dan ribuan generasi muda bersama yang diselenggarakan oleh komunitas KLAUTENTIC Creative Partner  MPP  Klaten dengan memasak 3.000 porsi untuk buka puasa bersama sambil menikmati sajian musik dari panitia.

Menurut bupati Klaten dalam mengadapi situasi belakangan ini keberadaan PKUB dan FKUB menjadi sangat penting, dan oleh karena itu maka kerukunan harus terus dijaga baik intern maupun antarumat beragama dimanapun berada.

“Insya Allah keberadaan PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan serta FKUB menjadi sarana  komunikasi,  silaturahmi dan perekat umat dalam mewujudkan dan merawat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Klaten ini,” pungkasnya.

Penulis: Moh Isnaeni

Editor : P.Kusdinarno

Tinggalkan Komentar