Paslon Bupati – Wakil Bupati Klaten Diundang LDII Klaten Untuk Presentasi Visi Misinya

 154 total views,  1 views today

BERITA KLATEN – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Klaten dalam rapat kerja penyusunan program kerja tahun 2020 – 2025 di Aula LDII Klaten mengundang tiga Paslon Bupati – Wakil Bupati Klaten, Minggu (8/11/2020) siang. Tujuannya agar 3 Paslon Bupati – Wakil Bupati Klaten mempresentasikan visi misinya.

Pasangan calon (Paslon) Bupati – Wakil Bupati Klaten nomor 1 adalah Hj Sri Mulyani – H Yoga Hardaya (MULYO) oleh Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Klaten, Jawa Tengah diberi kesempatan yang pertama agar  mempresentasikan  visi misinya. Namun karena Calon Bupati (Cabup) Klaten  Hj Sri Mulyani tidak hadir, maka pemaparan presentasi dilakukan oleh Calon Wakil Bupati (Cawabup) Klaten H Yoga Hardaya.

Dalam mempresentasikan  visi misinya, dan programnya Yoga Hardaya antara lain mengatakan, bahwa Paslon nomor  1 Calon Bupati Klaten Sri Mulyani,  sekarang masih menjabat Bupati Klaten.  Selama menjabat Bupati Klaten Sri Mulyani, menurut Yoga Hardaya  Sri Mulyani sudah berhasil. Penghargaan yang didapat sejumlah 60-an.  Programnya sudah maju, sehingga tidak perlu diwacanakan lagi, untuk memakmurkan masyarakat Klaten tinggal melanjutkan.

“Program Ibu Sri Mulyani sudah maju, maka tidak perlu diwacanakan lagi untuk memakmurkan masyarakat Klaten. Kalau tahun depan nomor 1 menang, tetapi kalau tidak maju,  wakil bupati yang jelek,” tutur Yoga Hardaya untuk akunya.

Dalam pengantarnya Yoga Hardaya sebelum menyampaikan paparan presentasi visi misinya mengatakan  Sri Mulyani tidak hadir karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan.

Ketika selesai acara presentasi, saat Yoga Hardaya mau ditanya wartawan mengenai respon diundang lembaga organisasi semacam LDII, Yoga Hardaya merasa senang. Target suara yang akan diperolehnya  menurutnya sampai 80%.

Kemudian ketika menjawab wartawan ketika diundang Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Kabupaten Klaten di Gedung Eko Kapti, Minggu (1/10/2020) mengapa Paslon Bupati – Wakil Bupati Klaten tidak hadir, Yoga Hardaya mengatakan tidak diundang.

Giliran Paslon Bupati & Wakil Bupati Klaten nomor 2 One Krisnata & Muh Fajri (ORI) menyampaikan visi misinya antara lain bila One Krisnata & Muh Fajri menang dalam Pilkada akan melakukan perubahan  sistem pemerintahan di Klaten. Program dilakukan secara bottom up. Desa diberi kepercayaan untuk berkreasi demi majunya desa. Pemerintah atau bupati tinggal mengamati ke desa-desa. Bila desa ada kesulitan bupati mendampingi untuk memperbaiki lebih tepat. Yang penting Kabupaten Klaten perlu ada perubahan.

Pada giliran Paslon Bupati dan Wakil Bupati Klaten  nomor 3 Arif Budiyono  dan Harjanta (ABY – HJT). Arif Budiyono yang hadir sendiri karena pasangannya Harjanta sedang tidak enak badan. Maka Arif Budiyono  memenuhi undangan DPD LDII Kabupaten Klaten tidak disertai Harjanta.

Dalam paparan visi misinya, Arif Budiyono mengungkapkan akan melakukan perbaikan pembangunan secara transparansi di Kabupaten Klaten. Sikap moral yang jujur  kunci utama untuk menjadi pemimpin daerah. Arif Budiyono kelak bila mendapat amanah dari rakyat Kabupaten Klaten akan menghilangkan upeti-upeti yang dapat menguntungkan segelintir orang.

Ketua DPD LDII Kabupaten  Klaten Sarjana menjawab pertanyaan wartawan penyampaian visi misi para paslon semua bagus.  Program visi misi dari para paslon Bupati – Wakil Bupati Klaten akan disampaikan pada pengurus di tingkat kecamatan.

Menurut Sardjana, soal memilih paslon Bupati dan Wakil Bupati Klaten diserahkan pada warga. Warga Masyarakat Klaten sudah cerdas. DPD LDII Kabupaten Klaten netral.  “Tidak ada istruksi untuk memilih paslon tertentu,”tutur Sarjana.

Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 9 Desember 2020. Kabupaten Klaten ada 3 paslon. Paslon nomor 1, Hj Sri Mulyani dan H Yoga Hardaya diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  dan Partai Golkar.  Paslon nomor 2, One Krisnata dan Muhammad Fajri diusung Partai Demokrat, Gerindra, dan PKS. Kemudian Paslon nomor 3, Arif Budiyono dan Harjanta diusung PAN, NASDEM, PKB, PPP, PSI, Hanura, dan lainnya. (ksd)

Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

DomaiNesia