BERITA KLATEN – Bertempat di lapangan Tirta Mandala Desa Kalikotes, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Pemerintah Desa (Pemdes) Kalikotes selenggarakan pentas pagelaran wayang dengan lakon Wahyu Keprabon oleh Ki Dalang Tantut Sutanto, Jum’at (25/9/2026) malam. Pop
Acara pertunjukan seni tradisional wayang kulit ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kalikotes bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tirta Langit Desa Kalikotes dalam rangka memperingati 81 tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan juga dalam rangka promosi desa Kalikotes sebagai Desa Wisata.
Kepala Desa Kalikotes Ponidi, kepada para wartawan yang meliput mengatakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) dan juga dalam rangka promosi Desa Kalikotes sebagai desa wisata. Pada hari Jum’at malam ini Pemerintah Desa Kalikotes menggelar pertunjukan seni budaya tradisional wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Dalang Tantut Sutanto mengambil lakon Wahyu Keprabon.
”Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini juga dalam rangka nguri uri untuk melestarikan seni budaya tradisional warisan leluhur agar tetap terjaga di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena di dalam pementasan wayang kulit ini terdapat nilai-nilai luhur bangsa yang layak untuk dilestarikan dan dipraktekan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutur Ponidi.
Lebih lanjut Kepala Desa Kalikotes Ponidi, mengungkapkan seni budaya tradisional wayang kulit ini sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tradisional yang Adi luhung.

Ponidi juga menuturkan desa Kalikotes merupakan desa wisata yang memiliki empat destinasi wisata ialah: Bumi Perkemahan Tirta Mulya, Sentral Hydroponik Tirta Arum, Gedung Pertemuan, dan lapangan terpadu Tirta Mandala yang memiliki miniatur Ka’bah dan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3 R Tirta Alam Sejahtera.
”Desa Kalikotes sebagai desa wisata sudah mendapatkan SK Bupati pada tahun 2022,” ungkap Ponidi.
Tampak menghadiri acara pertunjukan wayang kulit pada malam ini yaitu politisi dari Partai Keadilan Sejahtera yang merupakan Wakil Ketua Komisi 4 DPR RI Abdul Kharis Al Mashari, Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Sumber Daya Manusia Joko Hendrawan mewakili Bupati Klaten, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Klaten yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan Kumpul Hartadi, Camat Kalikotes Sulistya Setyawan, Danramil 01 Kota Kapten Inf. Budiyono, Kapolsek Kalikotes, Iptu Sumadi, Kepala KUA Kalikotes, Budi Santoso, Korwil Pendidikan Kecamatan Kalikotes, Tri Endah Sumarsiwi, Kepala SMP Negeri 1 Kalikotes, Anik Ariastuti, dan seluruh Kepala Desa se wilayah Kecamatan Kalikotes, juga hadir Kepala Desa Gumulan, Kecamatan Klaten Tengah, dan tamu undangan lainnya
Wakil Ketua Komisi 4 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Abdul Kharis Al Mashari dari Fraksi PKS dalam sambutannya antara lain mengapresiasi kemajuan Desa Kalikotes.
“Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini sebagai syukuran Pak Ponidi yang telah menjabat sebagai Kepala Desa Kalikotes selama tiga periode. Tentunya Pak Ponidi sudah tidak dapat mencalonkan maju lagi sebagai kepala desa. Saya mengucapkan selamat, selamat, selamat Pak Ponidi. Saya tetap akan membantu Desa Kalikotes meskipun Pak Ponidi sudah tidak menjabat Kades Kalikotes,”ungkap Abdul Kharis Al Mashari penuh semangat.
Sambutan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia Joko Hendrawan, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo antara lain mengungkapkan mengapresiasi Pemdes Kalikotes yang nguri-uri tradisi Jawa yang adi luhung yang menyelenggarakan pentas pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Wahyu Keprabon yang penuh nilai filosofis.
Pesannya pada generasi muda agar jangan pernah meninggalkan seni wayang sebagai tradisi Jawa yang adi luhung dan menjadi sumber hidup yang mesti kita banggakan.
Dengan adanya promosi desa wisata di Desa Kalikotes dapat meningkatkan potensi-potensi keunggulan di Desa Kalikotes, sehingga Desa Kalikotes akan maju berkembang.
Penyerahan tokoh wayang Janoko oleh Joko Hendrawan kepada Ki Dalang Tantut Sutanto menandai pagelaran semalam suntuk dengan lakon Wahyu Keprabon akan dimulai.
Pentas pagelaran wayang kulit semalam suntuk juga menghadirkan 6 orang waranggono (pesinden) antara lain Tarni, Putri Anjarsari, Mukida, Wanda Amaya, Sintia Hapsari, dan Kinanti. Untuk menyemarakkan pentas wayang juga menghadirkan bintang tamu Gareng dari Purwodadi. Selain itu juga ada undian untuk mendapatkan hadiah utama berupa dua unit sepeda gunung, kulkas, hadiah lainnya.(ksd/*)