Vaksinasi Warga Desa Ngalas Berjalan Lancar

 26 total views,  1 views today

BERITA KLATEN – Giat vaksinasi covid-19 bagi warga masyarakat Desa Ngalas di Balai Desa Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah,  Sabtu (18/9/2021) berjalan lancar.

Demikian dikatakan Kepala Desa (Kades) Ngalas Edy Riyanto ketika ditemui di kantornya seusai ia memantau pelaksanaan vaksinasi bagi warganya. Menurutnya kegiatan vaksinasi ini merupakan percepatan vaksin covid-19 yang dilaksanakan Puskesmas Klaten Selatan kerja sama dengan Pemerintah Desa Ngalas.

Lebih lanjut Kades Edy  Riyanto mengungkapkan kuota vaksinasi covid-19 untuk Desa Ngalas ada 750. Namun sampai saat kurang lebih pukul 13.15 sudah ada yang ditunda kurang lebih sejumlah 20 orang.  Warga yang ditunda vaksinasi kebanyakan karena tensinya tinggi. Prosedur vaksinasi, awalnya dilakukan pengukuran tensi. Ketika seseorang diukur tensinya mencapai 180 per 100 orang tersebut disuruh istirahat dulu sekira 15 menit hingga 30 menit kemudian ditensi lagi.  Ketika tensi turun berukuran normal kemudian seseoramg dilanjutkan screening lanjut. Setelah lolos screening seseorang bisa terus langsung dilakukan suntik vaksin. Namun bila seseorang sudah istirahat sampai 3 tahap/kali ketika ditensi  masih hasilnya tinggi maka vaksinasi ditunda.

Edy Riyanto mengatakan, pengaruh psikologis dapat menyebabkan tensi seseorang tinggi karena perasaan takut kala mau vaksinasi.  Namun bila sudah istirahat dan tenang, hilangkan rasa takut dapat menyebabkan tensinya normal. Maka, lanjut Kades Ngalas, perasaan tenang tidak ada perasaan takut diperlukan bagi warga masyarakat.

“Untuk menjaga tertib bagi warga masyarakat yang akan divaksin tidak berkerumun, undangannya waktunya dibuat bertahap. Sehingga tidak berjejal,  di balai desa lokasi pelaksanaan vaksinasi tidak berkerumun. Kerumunan  dapat diminimalisir. Untuk mengundang warga masyarakat yang akan divaksin ditangani Satgas Covid Desa Ngalas yang melibatkan RT dan RW,”tutur Edy Riyanto.

Sehubungan dengan adanya pandemi virus korona atau Covid-19, Edy Riyanto menjelaskan di Desa Ngalas yang meninggal ada 4 orang dimakamkan secara prokes. Dari 4 orang yang meninggal, 1 orang setelah dilakukan post mortem dengan mendatangkan tim inafis karena orang yang meninggal orang belanda sedang wisata lansia.  Kemudian 1 orang yang meninggal setelah selesai isoman karena sakit serangan strok. Jumlah warga masyarakat Desa Ngalas yang terpapar virus korona kurang lebih ada 70-an orang.

Edy Riyanto berharap warga masyarakat Desa Ngalas setelah divaksin jenis vaksin sinovac akan mengalami kekebalan individu, dan herd imunity atau kekebalan kelompok. Ia juga berharap warga masyarakat meningkat kesehatannya, kebersihan, dan gizi. Setelah vaksinasi covid-19 warga masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Ialah tetap makai masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir, dan menjaga jarak. Sehingga situasi kembali normal. Ia katakan di Desa Ngalas sudah zona hijau akhir-akhir ini.

Edy Riyanto pada Berita Klaten.com juga menuturkan sejak dulu sudah memberdayakan peran RT dan RW dalam menangani semua kegiatan. Baik kegiatan pembagian beraneka ragam bantuan sosial, seperti BST, BLT, bantuan dari Pemkab. Tujuannya agar bantuan menyasar pada warga yang layak dapat dapat bantuan. Sehingga warga kondusif. Kades Edy Riyanto menegaskan RT/RW dilibatkan menangani kegiatan di Desa Ngalas.

Kepala Puskesmas Kecamatan Klaten Selatan drg Dwi Atmanti dihubungi lewat whatsApp-nya ia mengatakan kegiatan vaksinasi di Desa Ngalas berjalan lancar. Warga yang akan divaksin tertib tidak berkerumun, dan mematuhi prokes. Dokter Dwi Atmanti menjelaskan dari target sejumlah 750 orang tercapai 733 orang. Ada yang ditunda 20 orang, terus ada susulan 3 orang yang tidak diundang sejak awal. Karena itu drg Dwi Atmanti mengapresiasi pada Pemerintah Desa Ngalas. Ia juga berpesan untuk yang tunda 20 orang dapat diikutkan kegiatan vaksinasi selanjutnya. (ksd)

Cloud Hosting Indonesia

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

DomaiNesia