BERITA KLATEN — Plt. Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi yang akrap disapa Yulindha Benny mengatakan bahwa para tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memiliki peran penting dan strategis dalam merawat kerukunan dan menjaga kondusifitas masyarakat di Kabupaten Klaten.
Hal itu disampaikan Plt. Bupati Klaten saat menerima audiensi pengurus FKUB Kabupaten Klaten di ruang kerja Wakil Bupati Klaten, Jumat (23/10/2026).
Menurut Plt. Bupati, kerukunan yang selama ini telah terbangun di Klaten bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil kerja keras dan komitmen bersama antara pemerintah dan seluruh tokoh agama.
“Para tokoh lintas agama memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam merawat kerukunan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri menjaga stabilitas. Justru para kiai, pendeta, romo, biksu, dan para tokoh masyarakat inilah yang menjadi garda terdepan dalam menjaga hati dan pikiran umat agar tetap rukun,” ujar Plt. Bupati Klaten.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati juga menyampaikan harapannya tentang peran penting tokoh lintas agama terkait agenda-agenda kontestasi di tingkat desa.
“Setiap ada kontestasi, misalnya saat Pilkades yang akan datang, maka para tokoh agama memiliki peran penting dan strategis menjaga kondusifitas masyarakat. Pilkades itu hanya memilih satu orang pemimpin desa, jangan sampai karena beda pilihan, kerukunan warga yang sudah puluhan tahun terbangun menjadi retak. Sehingga dengan tampilnya para tokoh lintas agama kita bisa hindari konflik sosial berdimensi agama di masyarakat,” katanya.
Ia berharap FKUB untuk aktif turun ke desa-desa yang akan menggelar Pilkades untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar tetap mengedepankan ukhuwah, persaudaraan, dan sportivitas.
“Kalau ada calon yang kalah, ya sudah, itu adalah dinamika demokrasi. Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan dendam. Semua tetap bersaudara. Inilah pesan yang harus terus disampaikan oleh tokoh-tokoh agama,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Klaten, *KH. Syamsuddin Asyrofi*, menyambut baik arahan tersebut dan menyatakan kesiapan FKUB dan PKUB untuk menjadi motor peredam konflik di tingkat akar rumput.
“Kami siap. FKUB akan berkoordinasi dengan PKUB Kecamatan dan para tokoh agama di desa untuk melakukan cooling system menjelang dan sesudah Pilkades. Kita rawat Klaten ini bersama-sama,” kata KH. Syamsuddin Asyrofi.
Audiensi ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan Kabupaten Klaten.
Penulis : Moch.Isnaeni
Editor :p.kusdinarno
